Alur Cerita One Piece 700 : Langkahnya
Sebelumnya: Alur Cerita One Piece Chapter 699
Ombar besar yang mampu menghancurkan sebuah kota hanya seperti kabar kecil yang tak seorangpun menyadari. Hal ini berkat berita mengejutkan yang terbit di koran, berita yang menggemparkan selulur dunia. Orang-orang kaget, bingung, dan bertanya-tanya, "Hei, lalu bagaimana bisnis kita dengan Donquixotel?"
"Aku sudah mencoba untuk menghubungi mereka, tapi tak ada jawaban. Apa yang harus kita lakukan!!?" ucap bingung salah satu excekutip joker. "Ini benar-benar serius. Tanpa senjata, kita akan kalah dalam perang!!"
Berita itu menyebr ke berbagai penjuru dunia. "Dua rookie berbahaya dari dua tahun yang lalu juga menggabungkan kekuatan, apa-apaan ini"? ucap orang-orang. "Mereka pasti merencanakan sesuatu!! Doflamingo meninggalkan Shicibukai, kenapa? Apa tak ada penjelasan yang lebih detail?" mereka terus bertanya-tanya.
Berita itu juga menyebar sampai ke persembuyian bajak laut Kid, Dunia Baru. "Kenapa mereka bisa mengetahui tentang aliansi kita??" merka juga kaget. "Siapa penulis berita bernama Abusa ini??" Kid bertanya-tanya. "Belakangan ini dia sering membuat berita utama."
"Aku tak peduli jika informasi bocor. Masalahnya adalah ini, Topi Jerami dan Trafalgar! Aku yakin mereka. "lanjutkan.
Dressrosa, kediaman Doflamingo, tampak begitu banyak telepon masuk. Dende Mushi yang berjejer dalam jumlah banyak di suatu ruangan terdengar begitu ribut, namun tak satu pun yang di angkat oleh doflamingo. Satu-satunya yang Doflamingo angkat adalah telpon dende mushi diruanganya, yang merupakan dende mushi Law.
"ini aku, aku sudah meninggalkan Shicibukai. "ucap Doflamingo. Jawaban ini didengar oleh Law, Luffy dan juga kru Topi Jerami lainnya. "Dia menjawab!! "ucap kaget Chopper dan Ussop. Ssttt!! Suara kalian bisa didengarnya!!
"Hallo" Luffy berteriak tepat di depan dende mushi, "Aku Monkey D. Luffy, orang yang akan menjadi Raja bajak lau!! Hey, Mingo!! kaplakk!!! Usopp menggelak kepala Luffy, "Diam!! bentaknya. Tapi Luffy tak peduli dan terus bicara. "Apa kau boss si Caesar yang bodoh itu dan yang melakukan hal-hal buruk pada Brownbeard dan anak-anak itu? Aku akan mengembalikan Caesar padamu karena aku sudah berjanji!! Tapi kalau kau melakukan lagi, aku akan ke sana dan menghajarmu!!
"Ah, Topi Jerami ... sudah dua tahun semenjak kematian kakakmu ya. Kau menghilang secara tiba-tiba, apa yang kau lakukan selama ini?" tanya Dofla. "Aku tak bisa memberitahumu!!" bentak Luffy. "Huhuhuh, sebenarnya aku ingin bertemu denganmu." ucap Dofla, "Aku punya sesuatu yang kuyakin kau pasti akan melakukan apapun untuk mendapatkannya."
Luffy kaget dan mendadak air liurnya menetes, "Tu-tunggu, itu pasti daging yang luar biasa lezat!!?" Plakk! Law menamplak kepala Luffy. "Jangan sampai tertangkap di tempatnya!!" bentak Law. Namun, Luffy masih terbayang dengan daging super enak. "Sepotong daging, dua potong daging ..."
"Luffy!! Tenanglah!!" bentak usopp, "Itu adalah teknik rahasianya, langkahnya!"
"Joker, jangan mengatakan hal-hal yang tidak berguna! Kami akan mengembalika Caesar sebagaimana perjanjiannya." ucap Law. Ia kembali mengambil alih denden mushi, sementara Luffy sudah dijauhkan, ditampar bolak-balik oleh Usopp namun ia masih saja terbayang daging super lezat.
"Yah, bagaimanapun kalian memang harus melakukannya." ucap Doflamingo. "Kalau kalian mencoba untuk kabur setelah sejauh ini, kalian tahu sendiri kan apa yang akan terjadi pada kalian. Huhuhuh!! Tapi pertama-tama, mari cek apakah partner bisnisku aman-aman saja di sana."
Law mengarahkan denden mushinya pada Caesar untuk membuatnya yakin kalau ia baik-baik saja. "Joker!!" teriak Caesar, "Maafkan aku, gara-gara aku kau harus meninggalkan Shichibu ..."
Hanya sampai segitu Caesar berbicara, Law kembali memotong pembicaraan. "Delapan jam dari sekarang!!" ucapnya. "Pulau terpencil sebelah Utara Dressrosa, Green Bit, pantai tenggara, kami akan meninggalkan Caesar di sana jam tiga sore. Silakan kau mengambilnya, aku tak akan melakukan apapun lebih dari itu."
"Huhuhu!! Kau membuatku sedih. Padahal aku mau minum-minum denganmu, sekarang kau sudah tumbuh kan." ucap Doflamingo. "Sudah cukup, itu saja." ucap Law dan kemudian menutup teleponnya.
----- One Piece Chapter 700 -----
"Uuff, tadi itu hampir saja. Hampir saja aku terjebak oleh taktiknya lagi." ucap Luffy, namun dari matanya terlihat jelas kalau ia masih membayangkan daging super lezat. "Matamu!!" ucap Usopp.
"Tunggu, kita tak tahu berapa banyak dia akan membawa orang nanti, kan!?" ucap Sanji. "Apa yang akan kita lakukan kalau ia membawa seluruh pasukannya!?"
"Itu bukan masalah." ucap Law. "pada taktik kita, mengembalikan Caesar hanyalah suatu umpan." jelasnya. "Jadi maksudmu, kita akan memanfaatkan kesempatan itu untuk menghancurkan pabrik Smile?" tanya Usopp. "Ya, tapi ... kita tak tahu itu di mana." ucap Law.
"Pabrik itu pasti besar, bagaimana bisa kau tak tahu itu di mana?" ucap Franky. "Kita pasti tahu saat sampai di sana. Satu Beamku pasti sudah cukup." lanjutnya sambil berpose Super, bersama Chopper dan Usopp.
"Untuk suatu alasan, aku tak bisa mendapat informasi apapun mengenai itu." ucap Law. "Pabrik itu sangat penting musuh, pasti ada suat rahasia di baliknya." ucap Nami.
Di sisi lain, Kinemon sedikit kaget saat mendengar Green Bit. Karena bagaimanapun, tujuannya adalah Dressrosa. "Law-dono, kau mengatakan Green Bit, tapi ..."
"Jangan khawatir, kapalnya juga akan menuju Dressrosa." ucap Law. "Torao!! Apa kau pernah ke sana? ke Dressed Rouba??" tanya Luffy. Robin membayangkan seorang nenek dengan gaun. Bagaimanapun, Dressed Rouba artinya nenek bergaun. "Namanya Dressrosa!!!" bentak Caesar.
"Tidak, itu adalah negaranya." jawab Law. "Kalau begitu, kita harus berpikir setelah sampai sana!! Heheheh, mari bersiap untuk petualangan!! Aku tak sabar untuk melihat Dressrosa!! Tapi aku juga ingin pergi ke negeri Wanokuni!!" ucap Luffy. "Jangan bodoh! Itu bukanlah tempat yang bisa kau datangi tanpa rencana." bentak Law. Tapi, Luffy tak peduli dan pergi.
"Sanji, aku lapar, apa sarapan kita??" Luffy berlari ke ruang makan. "Sandwich." ucap Sanji. "Aku mau Sandwich permen kapas!" ucap Chopper, "Aku teh saja." ucap Robin. "Aku benci roti." ucap Law.
Setelahnya, merekapun makan bersama. Dan sambil makan, mereka berbincang-bincang. "Aku tak bisa mengatakan kenapa mereka mengejar kami. Tapi sebenarnya, kami pergi ke lautan untuk menuju tempat bernama Zou." ucap Kinemon.
"Zou?" Sambil memakan nasi kepalnya, Law sedikit kaget saat mendengar nama itu. "Apa kau tahu itu?" tanya Kinemon. Kemudian Law menjelaskan, "Banyak sekali kebetulan yang terjadi. Setelah mengembalikan Caesar dan menghancurkan pabrik Smile, aku juga berencana untuk menuju Zou. Rekan-rekanku sudah menunggu di sana."
"Be-benarkah!?" ucap Kinemon kaget, kemudian meminta, "Kalau begitu, bolehkah aku ikut perjalanan menuju ke sana!?"
"Tak apa, ayo kita pergi ke Wanokoni!!" ucap Luffy. "Hei hei ..." ucap Law.
"Kami adalah tiga samurai, dan Momonosuke. Tujuan kami adalah Zou." Kinemon mulai bercerita. "Tapi, kapal kami karam. Dua samurai, termasuk aku, dan Momonosuke hanyut ke Dressrosa."
"Di sanalah, kami ditangkap oleh orang bernama Doflamingo. Aku lalu bersembunyi di kapal yang tak aku ketahui sama sekali." ucap Momonosuke. "Ada banyak anak di sana yang ingin disembuhkan. Sialnya, kapal itu tiba-tiba berlayar dan aku dibawa ke pulau itu."
"Aku mencoba untuk menyelamatkannya, dan rekan samuraiku, Kanjuurou mengorbankan dirinya sebagai sandera untuk menyelamatkanku." ucap Kinemon. "Dia membuatku bisa melarikan diri ke laut. Aku harus menyelamatkannya!! Aku harus ..."
"Uwaaah!! Kanjuurou benar-benar laki!!" Franky dan Chopper begitu tersentuh dengan cerita itu. "Bagus!! Aku juga akan menyelamatkannya!!!" ucap Luffy. "Jangan lupakan tujuan kita." ucap Law.
Berita ternyata juga sampai di telinga angkatan laut. Dunia Baru, dekat dengan Red Line, markas besar angkatan laut, para petinggi sedang berkumpul untuk membahas masalah ini. "Sichibukai hanya boleh ada tujuh. Mereka adalah bajak laut yang mendapat izin khusus untuk beraksi dari Pemerintah Dunia. Tapi sebagai gantinya, mereka halus memiliki kekuatan yang luar biasa dan terkenal." Commodore Brannew sedang memaparkan pembahasan, mengenai koran pagi ini. Tapi sebelumnya, ia berbicara tentang Shichibukai.
"Kenyataan kalau mereka berada di sisi Pemerintah Dunia harusnya menjadi ancaman bagi bajak laut lain. Pendekar pedang terkuat di dunia, Taka no Me, Mihawk. Raja Dressrosa, Ten Yasha, Doflamingo. Senjata Manusia angkatan laut, Bartholomew Kuma. Kaisar Amazon Lily, ratu bajak laut, Boa Hancock. Otak di balik generasi terburuk, dokter bedah kematian, Trafalgar Law. Legenda hidup, Buggy si badut. Dan, lelaki yang sudah kujelaskan sebelumnya. Totalnya ada tujuh orang. Tapi, semua berubah pagi ini. Doflamingo keluar secara tiba-tiba. Law juga, bergantung tujuannya, dia bisa saja dipecat dari Shichibukai. Kalau ada kelompok yang selevel dengan Markas besar angkatan laut dan Yonkou yang tidak stabil, maka ..."
"Yah, aku mengerti, Brannew." ucap pemimpin mereka, Sakazuki. "Admiral!!"
"Aku tak akan membiarkan Law dan Topi Jerami berbuat seenaknya. Kemarin, aku juga sudah dihubungi oleh Smoker dari G5. Kita akan mengecek situasinya, aku sudah mengirim Fujitora ke sana." ucapnya.
----- Dressrosa -----
"Raja!! Jangan bilang kalau anda ingin keluar!?"
"Trevor-sama?" Baby 5 memanggil-manggil, tapi tak ada jawaban. "Hmm, kemana Trevor-sama pergi?" tanyanya pada salah seorang anak. "Aku tak tahu." sahut anak itu.
"Hmm, apa yang akan tuan muda lakukan?" anak buah Doflamingo masih bertanya-tanya. "Kalau angkatan laut berani kemari, aku akan bertarung!" ucap yang lain. "Kita harus mematuhi perintah tuan muda." ucap seorang lelaki tua botak.
"Ah, itu dia!" Baby 5 melihat ke atas dan ternyata dia di sana, orang yang dipanggilnya Trevor-sama. Dari atas bangunan itu, Trevor melihat sekeliling. "Lihatlah, Baby 5, seisi negeri sedang dalam kekacauan! Uuh, aku rasa dunia juga." ucapnya.
Orang itu kemudian turun, dan menatap Baby 5 dengan sangat dekat. "Hei hei, apa benar dia meledakkan tunanganmu lagi?? tanya orang aneh itu. "Kau terlalu dekat!! Sudah berapa kali kukatakan untuk tidak mengatakan itu?? Dasar keras kepal!!" ucap Baby 5.
"Keras kepala? Tapi, hnn ... Keras kepala? Tapi, hnn ... Keras kepala tapi kau menyukaiku, mungkin?"
"Diam!! Tuan muda ingin menemuimu. Dia memintamu untuk membawakannya itu, dan jangan dekat-dekat, dasar!!" bentak Baby 5. "Hnne, berhentilah memilih lelaki yang hanya akan dibunuh oleh Dofy, menikahlah denganku any 5!! Ah ... cuma bercanda!!" ucap Travor. Tapi, Baby 5 benar-benar mau, "Apa kau butuh aku?"
"Tidak!!!!" bentak rekan-rekannya yang lain.
----- One Piece Chapter 700 -----
Sementara itu di ruangannya, Doflamingo tampak sedang bersama dengan dua orang lainnya. Doflamingo berdiri sambil melihat ke arah jendela, sementara dua orang itu duduk di masing-masing salah satu dari empat kursi yang ada di belakangnya. Tiap kursi memiliki lambang yang diambil dari kartu remi : keriting, hati, wajik, dan waru.
"Koliseumnya selalu sukses semuanya berkat kau, Diamante." ucap Doflamingo. "Itu tidak benar, Dofy, ini semua berkat karismamu sebagai raja." ucap orang yang duduk di kursi wajik, Diamante. "Tidak, itu berkat kemampuanmu." ucap Doflamingo. "Ayolah, berhenti berkata seolah aku adalah pahlawan kolesiumnya." ucap Diamante. "Tapi kau memang pahlawan kolesiumnya." ucap Doflamingo. "Hentikan, itu ..."
"Baiklah, kalau begitu ..."
"Yaah, kalau kau berkata begitu, aku akan mengakuinya. Ya, aku memang pahlawan kolesiumnya!!" ucap orang itu, Diamante.
"Hnnee Hnee Hnee ..." Trveor muncul di hadapan Doflamingo. Bagai lendir, ia menetes dari langit-langit ruangan. "Aku sudah membawa itu kemari, Dofy!!"
"Kau terlalu dekat." ucap Doflamingo, karena Trevor berbicara tepat di depan wajahnya. "Tapi, aku ..."
"Duduklah." Doflamingo mengambil kotak yang dibawa oleh Trevor, sementara ia duduk di kursi keriting. Hanya ada satu kursi yang belum diduduki, dan sepertinya itu tempat Doflamongo, kursi hati.
"Kalau dia tahu tentang ini, Luffy si Topi Jerami pasti akan berusaha untuk mendapatkannya. Aliansi juga bisa menjadi suatu penghalang. Diamante, aku akan mempercayakan ini padamu." Doflamingo menyerahkan kotak itu pada Diamante. Tapi, "Tunggu Doflamingo, itu terlalu banyak untukku." ucap Diamante. "Tidak, aku akan menyerahkannya padamu." ucap Doflamingo. "Berhenti memperlakukaku seperti orang jenius." ucap Diamante. "Tapi kau memang jenius, hanya kau yang bisa." ucap Doflamingo. "Oh, hentikan ..."
"Baiklah, kalau begitu ..."
"Yaaah, kalau kau bilang begitu, aku akan mengakuinya. Dan ya, aku akan melakukan apapun yang kau inginkan terhadap si Topi Jerami itu!!"
"Huhuhuh, dia pasti akan mengejarnya." Doflamingo mengeluarkan isi dari kotak itu, yang ternyata buah iblis. "Ini adalah kekuatan kakaknya, buah Mera Mera. Aku yakin dia pasti tak ingin ada orang lain yang memilikinya. Huhuhuhuhuh!!" Doflamingo tertawa.
Sementara itu, Luffy dan yang lainnya sudah sampai di Dressrosa, sebuah pulau dengan pantai batu yang sangat besar. "Woaah, besar sekali!!" teriak Luffy, "Akhirnya kita sampai, Dressrosa!!"
"Bodoh, jangan berteriak!!" bentak Usopp. "Nanti Doflamingo mendengarnya."
"Bagaimana bisa?" ucap Zoro. "Aku akan menyelamatkanmu, Kanjuurou!!" ucap Kinemon.
Mereka telah sampai di negeri cinta dan hasrat, Dressrosa.
Satu-satunya yang Doflamingo angkat adalah telepon denden mushi di ruangannya, yang merupakan denden mushi Law. - See more at: http://newdiitra.blogspot.com/2013/03/alur-cerita-one-piece-700-langkahnya.html#sthash.t5SYSKZ7.dpuf
Alur Cerita One Piece 700 : Langkahnya
EmoticonEmoticon